PHJ – Other story

As usual, saya tadi ketemu lagi sama si PHJ,

Hadeh ternyata cerita PHJ ga bisa berakhir seperti yang saya tulis sebelum-sebelumnya. Masih saja kepala ini nengok dan hati ini berdebar kala bertatapan langsung dengannya #tsah lama-lama saya seperti Zainuddin. Tapi, benar deh, hari ini, tepat di hari Jumat saya bertemu kembali dengannya, tepatnya di lift, dan tidak bertemu bertatap pandang, namun saya yang lihat dia duluan (seperti biasa). Walau dari samping ia kelihatan sangat ganteng (seperti biasa) ia memakai jaket merah dan memang untung tak dapat diraih dan malang ada di jawa timur, jodoh semua ada yang atur, saya sudah keburu masuk lift disaat ia datang, alhasil saya kehilangan kesempatan untuk satu lift dengannya. 😦 belum jodoh, lalu siangnya, ya seperti Jumat-jumat pada umumnya, saya dan teman saya pergi menyambangi masjid, teman saya sudah tau apa tujuan ‘saya’ sebenarnya. Lalu kami pun sudah berada si pelataran masjid, saya kebetulan sedang memesan 3 porsi somay titipan teman dan eng ing eng, mata kami pun bertemu, bukan mata saya dengan tukang siomay pastinya! dengan si PHJ, saya gak tau sih yang ia liat itu saya atau bukan, tapi tatapannya bikin hati saya mencelos. Entah mungkin sempat hampir jatuh ke panci abang tukang siomaynya kali hati saya, lalu ia lewat dan seketika saya merasa minggu saya utuh. Entahlah sampai kapan kisah cinta satu sisi ini bertahan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s