Oasis 2

Aku ingin bercerita tentang seorang “sahabat” atau yang dulu kukenal sebagai teman terbaikku di masa itu. Disaat semua orang mengalihkan pandangannya dariku, hanya dia yang menengok ke arahku dan memberikanku  sebuah pertemanan. Kami tidak melakukan hal yang hebat dan mungkin yang dulu kami lakukan mungkin tak bermanfaat, namun bagiku, sebagai pengusir  kesendirian sudah cukup.

Namun, mungkin masa-masa kami telah berlalu begitu lamanya, rasa dan pandangan pun telah berubah. Mungkin bagiku itu semua berarti, tidak baginya. Hanya tersisah kenangan, di ujung jurang perpisahan. Yang kelak mungkin teringat, mungkin juga tidak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s