Tentang teman (intro)

Teman, friend, chingu, tomodachi ataupun konco dalam bahasa jawa, merupakan orang yang kita kenal atau terdekat dengan kita setelah keluarga atau saudara, bahkan mungkin kita lebih dekat dengan teman ketimbang sama keluarga sendiri. Setiap orang pada normalnya pasti punya teman, entah teman itu deket atau enggak, teman di dunia maya atau sosmed, teman sekolah, teman kerja, teman di komunitas atau klub, semua orang pada ‘normalnya’ pasti punya teman. Gue pun punya teman. Tapi gue gak tau sih mereka nganggep gue temen mereka atau gak hehe. Gue hari ini mau ngebahas tentang pertemanan dari perspektif gue.

Gue tuh orangnya paling susah sama yang namanya memulai, tapi kalau udah mulai sih gue biasanya enjoy-enjoy aja, tapi untuk mengawalinya merupakan hal yang sulit bagi gue. Gue orangnya kemana-mana suka sendiri. Jarang gue ngerengek minta temenin, menurut gue kesendirian itu lambang dari kebebasan, juga lambang dari ke’jomblo’an sih -_- . Gue suka enak aja kemana-mana sendiri, walaupun ada gak enak juga kalo misalnya gue mau poto, masa selca gitu, ntar kalo gue poto ama monas gak keliatan monasnya.

Ini sebenernya ini ngebahas tentang gue atau teman sih? ya teman di hidup gue pastinya. Oke lanjut, gue orangnya sebenernya anti komunitas bukan anti komunitas kayak anti-fans gitu ya, biasanya aja sih cuma gue gak punya komunitas yang gue ikuti aja soalnya gue paling males kalo ngumpul-ngumpul. Sebagai seorang fangirl gue aja ga punya fandom yang gue bener-bener ikutin, palingan kalo ada event aja ikut nimbrung kalo soal addict sama suatu komunitas atau club gue hampir gak, gue gak punya klub atau apapun yang secara regular gue ikuti. Gue hanyalah diri gue sendiri dan Allah yang tau akan kemana gue melangkah. Gue bukan bagian dari apa-apa, kecuali keluarga Sanusi dan mungkin alumni dari beberapa sekolah dan juga tempat kerja gue sekarang. Selebihnya gue adalah diri gue sendiri.

Gak tau kenapa ya, berada di suatu komunitas berkesinambungan isn’t me nor my style. Bukannya hate it justru gue malah nyari suatu komunitas yang membuat gue bisa nyaman dan jadi diri gue sendiri, apa adanya. Dan mereka bisa terima gue juga dengan segala kekurangan dan banyak kelebihan gue ini, kelebihan berat badan. Dan, gue bisa mengungkapkan ide-ide gue tanpa harus gue tahan dan gue sembunyikan di hati ataupun otak gue. Jadi bagian dari masyarakat. Orang yang suka Jepang, Korea, manga, anime gitu-gitu kan identik sama yang namanya komunitas, tapi gue malah sendirian aja kalo ke tempat-tempat atau event seperti itu, disamping karena jomblo gue juga emang belum punya komunitas yang emang cocok sama gue. So, gue kemanapun prefer sendiri. -Mungkin suatu saat gue akan menemukan sebuah komunitas yang emang bener-bener cocok untuk gue, Aamiin.

Mengenai teman, manusia di kehidupannya mungkin gak bisa lepas dari orang lain, let’s say, teman. Seperti teman gue hari ini, gue mau curhat tentang kehidupan pertemanan gue, tapi karena ini udah lebih dari 400 kata jadi akan gue sambung ke tulisan selanjutnya saja …

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s