Wedding Fair (last chapter)

Grey
Grey Aria Lestari. Perpaduan wanita Jawa dan Manado-Inggris. Itu sebabnya ketika diriku lahir, kedua orang tuaku memberiku nama Grey, abu-abu. Ibuku Jawa tulen dengan kulit kecoklatan dan tipikal wanita Jawa yang anggun karena masih keturunan bangsawan keraton Solo katanya.
Ayahku kebalikannya, Tinggi berkulit putih dan memiliki postur tubuh orang luar negeri dan sedikit kaku tipikal orang Manado walaupun darah blasteran Inggrisnya hanya ia ambil sedikit dari kakekku.
Dengan latar belakang keluarga yang unik tersebut lahirlah aku, si abu-abu. Ya, ketika aku lahir ke dunia, kata mereka, kedua orang tuaku, diriku seperti berkulit abu-abu. Atau kalo istilahnya sebenarnya eksotis. Jadi mereka menamakanku Grey. Terlepas dari hidupku sekarang yang memang abu-abu. Itulah alasan orang tuaku menamakanku demikian. Namun, seiring waktu berjalan, penyakitku dan segala macam, kulit abu-abu eksotisku berubah menjadi pucat hari demi hari.

Note: Pengen banget bisa nyelesain ini cerita, cuma gue udah gatau lagi mau gimana. Endingnya cuma ada di pikiran gue doang, gak bisa gue keluarin. Biarlah, biar menjadi bagian dari cerita-cerita lain yang gue ciptakan di otak gue. Dibuang sayang jadi di publish ada apanya aja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s